Posisi Dan Bentuk Tangga Menurut Feng Shui

Tangga bisa dipandang sebagai sumber energi negative yang dapat menganggu kelancaran hidup penghuni baik dari segi keuangan atau kesehatan. Ini karena tangga merupakan sebuah lubang besar di dalam bangunan. Dengan bentuk dan stukturnya yang menggantung, tangga ini memiliki efek negative, begitu juga dengan balok, kolom atau tiang, jika diletakkan pada posisi yang salah. Walaupun setiap permasalahan Feng Shui Tangga ada jalan keluar dan solusinya, namun masalah tangga agak sulit untuk dicari pemecahannya karena menyangkut struktur. Karena itu langkah yang bijak adalah dengan mencari tata letak dan disain tangga dari awal dengan memperhatikan tiga aspek dibawah ini.

  1. Arah tangga. Sama dengan arah pintu rumah utama, maka tangga yang benar juga harus menjadi pemberi energi bagi chi yang baik. Tapi permasalahan akan muncul karena dengan demikian jadi paralel dengan arah pintu utama. Untuk menghindarkan hal ini, maka arah tangga yang benar adalah alternatif arah terbaik yang kedua. Menurut teori Xuan Kong, untuk tahun 2004 – 2023 misalnya, jika tidak bisa memilih bintang 8, pilihlah bintang 6. Arah tangga juga dihindarkan sejajar dengan pintu toilet, kamar tidur atau dengan ruang belajar karena hal ini akan berpengaruh terhadap kesehatan sipenghuni, namun bersifat relative terhadap karakteristik orang dan letak ruang. Misalnya orang dgn Kan Gua, letak tempat tidur di Utara dengan arah tangga tepat mengarah ke pintu kamar tidurnya akan berpotensi mengidap penyakit ginjal.
  2. Lokasi. Bicara mengenai lokasi tangga sebenarnya sangatlah kompleks karena adanya kontradiktif teoritis dari beberapa teori Feng Shui Rumah Tinggal. Ada teori yang melihat suatu “ruang” cocok untuk perletakan tangga, namun terori lain justru menganggap ruang yang sama kurang sesuai untuk dibangunnya sebuah tangga. Misalnya secara Ba Zhai suatu lokasi cocok untuk dibuatkan tangga, namum kalau dilihat dari diagram distribusi Chi menurut teori Xuan Kong menjadi negatif karena setiap kali memakai tangga tersebut akan mengaktifkan energi negatif. Jika hal ini yang dihadapi, maka pengalaman praktek Master Feng Shui yg akan menentukan teori yang paling efektif dan cocok untuk desain rumah tersebut. Hal lain yang juga harus diperhatikan adalah lokasi tangga relatif untuk pintu utama atau bagian muka bangunan. Tangga yang terlalu dekat dgn pintu utama menyiratkan kehilangan rezeki atau persoalan hukum, apalagi jika tangga segaris dengan pintu utama. Tapi jika ruang antara tangga dan pintu utama atau bagian muka bangunan cukup luas, maka problem demikian masih bisa diatasi karena Chi masih dapat masuk ke dalam rumah.
  3. Bentuk dan jumlah anak tangga. Tak ada rumus khusus mengenai bentuk tangga yang benar, tapi secara prinsip, desain tangga yang “smooth” akan memungkinkan Chi bergerak bebas hingga bisa terdistribusi secara benar ke bagian bawah atau atas. Dengan teori ini maka tangga spiral memiliki efek yang negatif karena aliran Chi akan cenderung kencang. Jumlah anak tangga paling baik adalah ganjil dengan jumlah 1, 11, 17, 21. Tapi jika ini tidak memungkinkan maka alternative lainnya adalah 2, 6, 12, 16, 22. Terutama untuk bangunan komersial jumlah anak tangga pada bagian lobby memerlukan kecermatan, karena jumlah anak tangga interdependen dengan jumlah daun pintu serta bentuk pagar. Artinya, tiga element disain ini akan menjadi satu. Kombinasi yang cocok akan menciptakan energi positif yang mengundang rezeki serta kerukunan sebuah rumah tangga. Kombinasi yang tidak cocok akan menjadi masalah karena ini membuka kotak pendora. Kesialan akan datang dengan cepat dan segala permasalahan datang silih berganti. Meskipun penghasilan si penghuni ternyata melimpah, namun tidak akan bertahan lama. Meskipun tidak menderita sakit, si penghuni aka merasa tidak betah dan tidak nyaman. (Transaksi Properti)

About Author

armin


Protected by Copyscape DMCA Copyright Detector jasa_arsitek